We are coming soon!

40%

We'll notify you when the site is live:

Dalam pembuatan situs web, untuk update informasi bisa langsung ke akun Instagram kami di :instagram/hitsnet.id.
Copyright © SUPPORT BY. PT PERSADA DATA MULTIMEDIA

Laman

About

Site Links

Follow on Facebook

User triggered, less intrusive that won't distract from your site's content [Script inactive - no words will be highlighted in this section] Highly relevant InText ads for your site visitors with record high conversion rates
[Script active - words will be highlighted in this section] Quick and easy with no changes to your website
How do I earn money with Infolinks?

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Selasa, 26 Maret 2013

Aku Tidur Bersama Mayat Ibu Selama 8 Bulan


Munich: Seorang wanita yang kesedihan tidur bersebelahan mayat ibunya selama lapan bulan di flet satu bilik kediaman mereka kerana tidak mampu mengebumikannya.

Kisah mengejutkan itu terbongkar selepas seorang pegawai dihantar ke rumah berkenaan di Munich untuk menuntut hutang pesara berusia 70 tahun itu.
Dia menemui mayat reput wanita itu di atas katil.

Menyedihkan lagi apabila anak perempuannya yang hidup dengan bergantung kepada bantuan kerana menganggur tidak menyedari dia mungkin ditangkap kerana tidak mengebumikan ibunya, kata polis.
Di Jerman, mereka yang tidak mampu membayar upacara pengebumian boleh memohon bantuan sebanyak 3,200 euro (RM12,834) daripada kerajaan untuk menampung kos itu.

Wanita berusia 39 tahun itu dimasukkan ke pusat psikiatrik atas permintaannya.

Polis mula menyiasat sama ada dia menuntut wang pencen ibunya kerana menyimpan mayat ibunya di rumah.
Warga emas terbabit meninggal Julai tahun lalu dan meninggalkan anak perempuannya dengan jumlah hutang yang banyak. Kerana tidak mampu menerima hakikat kematian ibunya dan beban hutang ditanggung, dia merahsiakan kematian wanita tua itu. – Agensi

Jumat, 15 Maret 2013

Cara Buat ID Modoo Marble Monopoly Online

Salah satu game online yang sekarang lagi booming dan banyak peminatnya "Monopoly Online Modoo Marble", pasti udah pada tau. Game Monopoly Online dari Modoo Marble Indonesia ini lumayan bikin "Autis" para penggila game, banyak yang maenin game ini sampe lupa waktu. Mungkin ada dari sobat yang belum buat id Modoo Marble buat maen Monopoly Online, atau malah belum tau?

Game online yang di pegang PT. CJ Internet Indonesia Jakarta ini cukup menghipnotis para penggila game. Kamu pasti tau game monopoly kan, di Modoo Marble kita bisa maen Monopoly Online. Buat yang udah maen pasti autis dah, nah buat yang belum tau atau pengen buat id Monopoly Online, kali ini coba tulis disini.


Buat ID Modoo Marble Monopoly Online

Sebelumnya periksa Spesifikasi Komputer/Laptop (Persyaratan Sistem) kamu, lihat dibawah:

Requirements
Minimum Requirements
Recommended Requirements
OS Windows XP / Vista Windows XP / Vista / 7 / 8
CPU Pentium 3 Dual-Core 2.60GHz
RAM 256MB 512MB
Graphics Card 32M RAM 256M RAM
Direct X Direct X 7.0 Direct X 7.0

Kamu bisa register / pendaftaran ID baru Modoo Marble Monopoly Online dengan mudah di
https://member.netmarble.co.id/join/index.asp
Ada dua pilihan:

Daftar Modoo Marble Monopoly Online

- Bisa langsung Daftar dengan Facebook

Daftar ID Modoo Marble dengan Facebook

- Bisa Daftar Baru

Daftar ID Modoo Marble Baru
# Registrasi ID Baru:
- User ID = ID / Nickname kamu
- Password = usahain kombinasi angka
- Ketik Ulang Password
- Kode PIN = Asal aja tapi mesti diinget
- Ketik Ulang Kode PIN
- E-mail = Ketik email valid kamu
- Captcha = Tulis Captcha yang ada
- ID REFERENSI = Kosongin juga bisa
- Klik "Buat"

Kalo udah daftar id baru dan Komputer (PC) / Laptop kamu memenuhi persyaratan diatas, silahkan langsung download game ini di:
http://modoo.netmarble.co.id/Download/download_gamedownload.aspx
Kalo udah selesai, langsung Install Modoo Marble Monopoly Online.

Karakter ID Monopoly Online

Pilih Karakter ID Monopoly Online

Membuat Karakter ID Monopoly Online

Periksa Karakter ID Monopoly Online

Nickname Karakter ID Monopoly Online

Setelah proses instalasi seselai, nanti akan muncul kotak "Login Modoo Marble Monopoly Online".

Login Modoo Marble Monopoly Online

Update Modoo Marble Monopoly Online

Kamu isi ID + Password yang tadi dibuat - Enter - Update - langsung maen deh. Gampang kan.

Bermain Modoo Marble Monopoly Online

Nah, itulah sedikit info tentang cara membuat ID baru Modoo Marble Monopoly Online yang bisa kamu lakukan dengan mudah. Sekarang kamu bisa maen Monopoly Online dengan bebas sampe autis juga terserah, tapi resiko tanggung sendiri ya. Disalin dari sumber modoo.netmarble.co.id dan google.com. Salam Cinta dan Persahabatan.

Sumber : http://cdproom.blogspot.com/2013/02/buat-id-modoo-marble-monopoly-online.html

Kamis, 07 Maret 2013

Hari April Mop

Hari April Mop atau juga biasa disebut April Fool's Day dimana selalu dirayakan oleh sebagian orang didunia ini, tujuannya hanya untuk membuat suatu lelucon, tipuan atau hoax kepada teman dan keluarga mereka. Memang terkadang cara yang dilakukan kasar atau menjurus tidak menyenangkan, akan tetapi pada akhir cerita mereka akan kembali berdamai dan mengatakan kalau hari ini adalah April mop.

Asal usul April Fool's Day masih sedikit misteri, hal ini bukan karena "Hari pertama bulan April" seperti tertera pada kalender. Beberapa orang percaya mungkin telah terjadi di beberapa kebudayaan yang sama, dari perayaan yang melibatkan hari pertama musim semi. Namun beberapa orang melihatnya sebagai peringatan pergantian musim, sementara ada orang lain yang berpikir itu berasal dari pelaksanaan kalender baru.

Hari April MopSejarah paling akurat dalam dapat dianggap sebagai awal dari tradisi Hari April Mop ini adalah di Perancis, pada tahun 1582. Sebelum waktu itu, Tahun Baru dirayakan selama delapan hari, yang dimulai pada tanggal 25 Maret. Perayaan berakhir pada tanggal 1 April. Tetapi dengan restrukturisasi kalender di bawah pimpinan Charles ke 9, kalender Gregorian dibuat dan Hari Tahun Baru dipindahkan ke tanggal 1 Januari.

Pada jaman itu komunikasi tentu saja tidak secepat seperti sekarang ini, oleh karena itu banyak orang tidak mendapatkan berita dari perubahan kalender selama beberapa tahun kedepannya. Di sisi lain banyak orang menolak untuk menerima kalender baru dan terus untuk merayakan Tahun Baru pada tanggal 1 April. Orang-orang yang merayakan tersebut dicap sebagai "fools/bodoh" oleh masyarakat umum, mereka selalu menjadi bahan tertawaan pada waktu itu.

Lelucon semacam ini praktis terus berkembang selama periode waktu, menjadi serangkaian tipuan pada hari pertama bulan April. Kebiasaan ini akhirnya meluas ke daerah Skotlandia dan Inggris pada abad ke-18, setelah itu meluas pada koloni-koloni Amerika, bangsa Perancis dan Inggris. Hari April Mop mulai berkembang menjadi sebuah hari di seluruh dunia yang dianggap begitu menyenangkan, menciptakan hiburan tersendiri dengan mengorbankan teman dan keluarga dengan tipuan-tipuan tersebut.

[http://ocimartikel.blogspot.com]

Jenis Cedera Pada Olahraga Pencak Silat

Secara umum macam-macam cedera yang mungkin terjadi adalah: cedera memar, cedera ligamentum, cedera pada otot dan tendo, perdarahan pada kulit, dan pingsan (Taylor, 1997: 63). Struktur jaringan di dalam tubuh yang sering terlibat dalam cedera olahraga adalah: otot, tendo, tulang, persendian termasuk tulang rawan, ligamen, dan fasia (Mirkin & Hoffman, 1984: 107).

http://1.bp.blogspot.com/-U-CNi4xyeig/TkJKwldZ7aI/AAAAAAAAAEY/KY9NMHHS9dY/s1600/pcs1.jpg

a. Memar
Memar adalah cedera yang disebabkan oleh benturan atau pukulan pada kulit. Jaringan di bawah permukaan kulit rusak dan pembuluh darah kecil pecah, sehingga darah dan cairan seluler merembes ke jaringan sekitarnya (Morgan, 1993: 63). Memar ini menimbulkan daerah kebiru-biruan atau kehitaman pada kulit. Bila terjadi pendarahan yang cukup, timbulnya pendarahan didaerah yang terbatas disebut hermatoma (Hartono Satmoko, 1993:191). Nyeri pada memar biasanya ringan sampai sedang dan pembengkakan yang menyertai sedang sampai berat.
Adapun memar yang mungkin terjadi pada daerah kepala, bahu, siku, tangan, dada, perut dan kaki. Benturan yang keras pada kepala dapat mengakibatkan memar dan memungkinkan luka sayat
Menurut Agung Nugroho (1995: 53) penanganan pada cedera memar adalah sebagai berikut:
1) Kompres dengan es selama 12-24 jam untuk menghentikan pendarahan kapiler.
2) Istirahat untuk mencegah cedera lebih lanjut dan mempercepat pemulihan jaringan-jaringan lunak yang rusak.
3) Hindari benturan di daerah cedera pada saat latihan maupun pertandingan berikutnya.

b. Cedera pada Otot atau Tendo dan Ligamen
Menurut Hardianto Wibowo (1995: 22) ada dua jenis cedera pada otot atau tendo dan ligamentum, yaitu
1) Sprain
Menurut Sadoso (1995: 11-14) “sprain adalah cedera pada ligamentum, cedera ini yang paling sering terjadi pada berbagai cabang olahraga.” Giam & Teh (1993: 92) berpendapat bahwa sprain adalah cedera pada sendi, dengan terjadinya robekan pada ligamentum, hal ini terjadi karena stress berlebihan yang mendadak atau penggunaan berlebihan yang berulang-ulang dari sendi.
Berdasarkan berat ringannya cedera Giam & Teh (1992: 195) membagi sprain menjadi tiga tingkatan, yaitu:
a) Sprain Tingkat I
Pada cedera ini terdapat sedikit hematoma dalam ligamentum dan hanya beberapa serabut yang putus. Cedera menimbulkan rasa nyeri tekan, pembengkatan dan rasa sakit pada daerah tersebut.
b) Sprain Tingkat II
Pada cedera ini lebih banyak serabut dari ligamentum yang putus, tetapi lebih separuh serabut ligamentum yang utuh. Cedera menimbulkan rasa sakit, nyeri tekan, pembengkakan, efusi, (cairan yang keluar) dan biasanya tidak dapat menggerakkan persendian tersebut.
c) Sprain Tingkat III
Pada cedera ini seluruh ligamentum putus, sehinnga kedua ujungya terpisah. Persendian yang bersangkutan merasa sangat sakit, terdapat darah dalam persendian, pembekakan, tidak dapat bergerak seperti biasa, dan terdapat gerakan–gerakan yang abnormal.
2) Strain
Menurut Giam & Teh (1992: 93) “strain adalah kerusakan pada suatu bagian otot atau tendo karena penggunaan yang berlebihan ataupun stress yang berlebihan.” Berdasarkan berat ringannya cedera (Sadoso, 1995: 15), strain dibedakan menjadi 3 tingkatan, yaitu:
a) Strain Tingkat I
Pada strain tingkat I, terjadi regangan yang hebat, tetapi belum sampai terjadi robekan pada jaringan muscula tendineus.
b) Strain Tingkat II
Pada strain tingkat II, terdapat robekan pada unit musculo tendineus. Tahap ini menimbulkan rasa nyeri dan sakit sehingga kekuatan berkurang.
c) Strain Tingkat III
Pada strain tingkat III, terjadi robekan total pada unit musculo tendineus. Biasanya hal ini membutuhkan tindakan pembedahan, kalau diagnosis dapat ditetapkan.
Menurut Depdiknas (1999: 632) “otot merupakan urat yang keras atau jaringan kenyal dalam tubuh yang fungsinya untuk menggerakkan organ tubuh”. Pengertian tendo menurut Hardianto Wibowo (1995: 5) adalah jaringan ikat yang paling kuat (ulet) berwarna keputih-putihan, bentuknya bulat seperti tali yang memanjang. Adapun strain dan sprain yang mungkin terjadi dalam cabang olahraga renang yaitu punggung, dada, pinggang, bahu, tangan, lutut, siku, pergelangan tangan dan pergelangan kaki.
Menurut Hardianto Wibowo (1995: 16) penanganan yang dilakukan pada cedera tendo dan ligamentum adalah dengan diistirahatkan dan diberi pertolongan dengan metode RICE. Artinya:
R (Rest) : diistirahatkan pada bagian yang cedera.
I (Ice) : didinginkan selama 15 sampai 30 menit.
C (Compress) : dibalut tekan pada bagian yang cedera dengan
bahan yang elastis, balut tekan di berikan
apabila terjadi pendarahan atau
pembengkakan.
E (Elevate) : ditinggikan atau dinaikan pada bagian yang
cedera.
Perawatan yang dapat dilakukan oleh pelatih, tim medis atau lifeguard menurut Hardianto wibowo (1995:26) adalah sebagai berikut:
(a) Sprain/strain tingkat satu (first degree)
Tidak perlu pertolongan/ pengobatan, cedera pada tingkat ini cukut diberikan istirahat saja karena akan sembuh dengan sendirinya.
(b) Sprain/strain tingkat dua (Second degree).
Kita harus memberi pertolongan dengan metode RICE. Disamping itu kita harus memberikan tindakan imobilisasi (suatu tindakan yang diberikan agar bagian yang cedera tidak dapat digerakan) dengan cara balut tekan, spalk maupun gibs. Biasanya istirahat selama 3-6 minggu.
(c) Sprain/strain tingkat tiga (Third degree).
Kita tetap melakukan metode RICE, sesuai dengan urutanya kemudian dikirim kerumah sakit untuk dijahit/ disambung kembali.

c. Dislokasi
Dislokasi adalah terlepasnya sebuah sendi dari tempatnya yang seharusnya. Dislokasi yang sering terjadi pada olahragawan adalah dislokasi di bahu, sendi panggul (paha), karena terpeleset dari tempatnya maka sendi itupun menjadi macet dan juga terasa nyeri (Kartono Mohammad, 2001: 31). Sebuah sendi yang pernah mengalami dislokasi, ligamen-ligamennya biasanya menjadi kendor. Akibanya, sendi itu akan mudah mengalami dislokasi kembali.
Penanganan yang dilakukan pada saat terjadi dislokasi adalah melakukan reduksi ringan dengan cara menarik persendian yang bersangkutan pada sumbu memanjang, imobilisasi dengan spalk pada jari-jari, di bawa kerumah sakit bila perlu dilakukan resistensi jika terjadi fraktur.

d. Patah Tulang
Patah tulang adalah suatu keadaan yang mengalami keretakan, pecah atau patah, baik pada tulang maupun tulang rawan. Menurut Mirkin dan Hoffman (1984: 124-125) patah tulang dapat digolongkan menjadi dua yaitu:
1) Patah tulang komplek, dimana tulang terputus sama sakali.
2) Patah tulang stress, dimana tulang retak, tetapi tidak terpisah.
Menurut Depdiknas (1999: 124) patah tulang dapat dibedakan sebagai berikut:
1) Patah tulang terbuka dimana fragmen (pecahan) tulang melukai kulit diatasnya dan tulang keluar.
2) Patah tulang tertutup dimana fragmen (pecahan) tulang tidak menembus permukaan kulit.
Penanganan patah tulang yang dilakukan menurut Hardianto Wibowo (1995:28) sebagai berikut: olahragawan tidak boleh melanjutkan pertandingan, pertolongan pertama dilakukan reposisi oleh dokter secepat mungkin dalam waktu kurang dari lima belas menit, karena pada waktu itu olahragawan tidak merasa nyeri bila dilakukan reposisi, kemudian dipasang spalk balut tekan untuk mempertahankan kedudukan yang baru, serta menghentikan perdarahan.

e. Kram Otot
Kram otot adalah kontraksi yang terus menerus yang dialami oleh otot atau sekelompok otot dan mengakibatkan rasa nyeri. (Hardianto Wibowo, 1995: 31) penyebab kram adalah otot yang terlalu lelah, kurangnya pemanasan serta peregangan, adanya gangguan sirkulasi darah yang menuju ke otot sehingga menimbulkan kejang.

Penyebab terjadinya kram:
1. otot terlalu lelah
pada waktu berolahraga terjadi proses pembakaran yang menghasilkan sisa metabolik yang menumpuk berupa asam laktat kemudian merangsang otot/ saraf hingga terjadi kram.
2. kurang pemanasan (Warming Up) serta pendinginan (Cooling Down).
3. Adanya gangguan sirkulasi darah yang menuju keotot, sehingga menimbulkan kejang.

Kram yang mungkin terjadi yaitu:
a) Otot Perut (Abdominal)
b) Otot betis (Gastrocnenius)
c) Otot paha belakang (Hamstring)
d) Otot telapak kaki

Penanganan cedera pada umumnya terhadap kram otot yang dilakukan menurut Hardianto Wibowo, (1995: 33) adalah sebagai berikut:
(1). Atlet diistirahatkan, diberikan semprotan chlor ethyl spray untuk menghilangkan rasa nyeri/sakit yang bersifat lokal, atau digosok dengan obat-obatan pemanas seperti conterpain, dan salonpas gell untuk melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah tidak terganggu karena kekuatan/kekejangan otot pada terjadi kram.
(2) Pada saat otot kejang sampai kejangnya hilang. Menahan otot waktu berkontraksi sama artinya dengan kita menarik otot tersebut supaya myiosin filament dan actin myosin dapat menduduki posisi yang semestinya sehingga kram berhenti. Pada waktu ditahan dapat disemprot dengan chlor etyl spray, hingga hilang rasa nyeri.

f. Perdarahan
Perdarahan terjadi karena pecahnya pembuluh darah sebagai akibat dari trauma pukulan atau terjatuh. Kemungkinan pendarahan yang terjadi pada cabang olahraga renang ialah pendarahan pada hidung, mulut dan kulit. Perawatan yang dapat dilakukan oleh pelatih atau tim medis menurut Hardianto Wibowo (1995:21) adalah sebagai berikut:

a) pendarahan pada hidung
(1) penderita didudukan, batang hidung dijepit sedikit kebawah tulang rawan hidung, dalam posisi ibu jari berhadapan dengan jari-jari yang lain. Lakuka kurang lebih 5 menit dengan jari tangan. Sementara penderita dianjurkan bernafas melalui mulut
(2) hidung dan mulut dibersihkan dari bekas-bekas darah. Biasanya pendarahan akan berhasil dihentikan, sebaiknya diberikan kompres dingin disekitar batang hidung. Sekitar mata hingga pipi.
(3) Kalau pemijatan tidak berhasil, maka atlet harus diberi perlotongan oleh dokter atau dibawa kerumah sakit.
(4) Kalau pendarahan hidung tidak mau berhenti setelah pertolongan pertama ini, kemungkinan besar disertai patah tulang, kadang-kadang deformitas dapat terjadi.
(5) Bila terjadi fraktur atau retak pada tulang hidung, maka untuk menghentikan pendarahan pada hidung tidak boleh dipijit, tetapi hanya diberi kompres dingin saja, lalu dikirim kerumah sakit. Jangan sekali-kali meniupkan udara dari hidung dengan paksa untuk mengeluarkan bekuan-bekuan darah, karena ini akan menimbulkan pendarahan paru.

b) Pendarahan pada mulut
(1) hentikan pendarahan dari bibir atau gusi dengan penekenan secara langsung dan kompres dingin.
(2) Bila gigi goyang atau fraktur, jangan mencabutnya. Kirim ke dokter gigi untuk penanganan lebih lanjut.
c) Pendarahan pada kulit
(1) Bersihkan luka terlebih dahulu dengan obat yang mengandung antiseptik.
(2) setelah luka kering lalu diberi obat yang mengandung antiseptik seperti betadine, apabila luka sobek lebih dari satu cm sebaiknya di jahit, apabila lepuh dan robek, potonglah sisa-sisa kulitnya kemudian dibersihkan dan bebatlah dengan bahan yang tidak melekat.

g. Pingsan
Menurut Giam & Teh (1992: 242) pingsan adalah keadaan kehilangan kesadaran yang bersifat sementara dan singkat, di sebabkan oleh berkurangnya aliran darah, oksigen, dan glukosa. Hal merupakan akibat dari (1) Aktivitas fisik yang berat sehingga mennyebabkan deposit oksigen sementara. (2) Pengaliran darah atau tekanan darah yang menurun karena pendarahan hebat. (3) Karena jatuh dan benturan.

Menururt Kartono Mohammad (2001: 96-99) ada beberapa macam penyebab pingsan yaitu:
a) Pingsan biasa (saimple fainting)
Pingsan jenis ini misalnya dijumpai pada orang-orang berdiri berbaris diterik matahari, atau orang yang anemia (kurang darah), lelah, takut, tidak tahan melihat darah.
b) Pingsan karena panas (heat exhaustion)
Pingsan jenis ini terjadi pada orang-orang sehat bekerja ditempat yang sangat panas.

Penanganan pingsan yang dilakukan menurut Hardianto Wibowo (1995: 36) sebagai berikut:
a) Menyadarkan olahragawan
b) Mengeluarkan atau membawa olahragawan ke tempat yang tenang dengan posisi terlentang dan kepala tanpa bantal.
c) Melakukan pemeriksaan dengan lebih teliti lagi mengenai refleks pupil. Jika ditemukan antara pupil mata kanan dan kiri (anisokur) ini berarti bukan semata-mata gegar ringan tetapi dalam keadaan gawat.

h. Luka
Menurut Hartono Satmoko (1993:187), luka didefinisikan sebagai suatu ketidaksinambungan dari kulit dan jaringan dibawahnya yang mengakibatkan pendarahan yang kemudian dapat mengalami infeksi. Luka dapat dibagi menjadi (1) Luka lecet (Abrasi): cedera goresan pada kulit. (2) Lepuh: cedera gesekan pada kulit. Seluruh tubuh mempunyai kemungkinan besar untuk mengalami luka, karena setiap perenang akan melakukan kontak langsung pada saat latihan dan bisa juga luka karena peralatan yang dipakai.
Perawatan yang dapat dilakukan oleh pelatih atau tim medis menurut Hardianto Wibowo (1995:21) adalah sebagai berikut:
a) Bersihkan terlebih dahulu luka tersebut, karena dikhawatirkan akan timbul infeksi. Cara membersihkan luka pada kulit yaitu dibersihkan atau dicuci dengan Hidrogen peroksida (H202) 3% yang bersifat antiseptik (membunuh bibit penyakit), Detol atau betadine, PK (kalium permangat) kalau tidak ada bisa dengan sabun. Setelah luka dikeringkan lalu diberikan obat-obatan yang mengandung antiseptik juga, misalnya: obat merah, yodium tingtur, larutan betadine pekat. Apabila luka robek lebih dari 1cm, sebaiknya dijahit.
b) Bila lepuhnya robek, potonglah sisa-sisa kulitnya. Kemudian bersihkanlah dan bebatlah dengan bahan yang tidak melekat. Bila lepuh utuh dan tidak mudah robek, biarkan atau letakkan bebat untuk lepuh diatasnya. Bila lepuhnya tegang, nyeri atau terlihat akan pecah, bersihkan dan kemudian tusuklah dengan jarum steril. Kemudian tutuplah dengan bebat yang bersih

Source : http://sahabatsilat.com/forum/

GAME


Testing other »

Popular Posts